Home » Uncategorized » Pengacara Cyber – Profesi Hukum Kaum Milineal

Pengacara Cyber – Profesi Hukum Kaum Milineal

Pengacara cyber
Credit : Puji

Pengacara Cyber atau advokat cyber adalah bidang yang cukup menjanjikan  di perkirakan akan semakin berkembang seiring dengan pesatnya teknologi informasi. Era digital sendiri sudah banyak memberi perubahan yang cukup signifikan di segala bidang yang pastinya menuntut adanya perlindungan tersendiri.

Hal ini diperbuat mengingat kebebasan berpendapat hingga mudahnya kebocoran data terjadi membuat mau tidak mau harus menyiapkan segala hal yang berkaitan dengan hukum. Profesi ini sendiri cukup menantang karena memang dibutuhkan keterampilan tentang legal dan hukum di bidang teknologi informasi.

Disinilah peran pengacara Cyber memberikan nasihat tentang keabsahan atau legalitas dalam bentuk format elektronik yang akan ditafsirkan ke dalam hukum dunia maya. Apakah harus jadi spesialis teknologi informasi?

Jawabannya tentu saja tidak. Namun setidaknya Anda memiliki pengetahuan akan hukum dan teknologi informasi lebih detail lagi apalagi dalam bentuk digital.

Pentingnya Advokat Harus Melek Digital  

Berkembangnya kasus yang dulunya tidak pernah terpikirkan membuat profesi advokat mau tidak mau harus bisa beradaptasi dengan perubahan itu. Salah satunya adalah menjadi advokat cyber yang nantinya akan menangani perkara yang berkaitan dengan hukum kekayaan intelektual, hukum pidana, kewarganegaraan, komersil dan masih banyak lagi lainnya.

Jika tidak mau menyikapinya dengan mempelajarinya secara detail maka sudah dapat dipastkan jika pengacara ini tidak bisa mengatasinya dengan baik. Lagipula, menjadi pengacara cyber sekarang ini cukup menjanjikan karena semua lini kehidupan sudah menggunakan yang namanya teknologi informasi.

Read:  Menjadi Agen Asuransi yang Sukses Itu Mudah. Ini Kiatnya!

Mulai dari kalangan bawah hingga para pejabat sampai pengusaha sekalipun tidak bisa lepas dari yang namanya teknologi. Lihat saja, di musim pandemi yang membuat kehidupan masyarakat mengalami perubahan besar besaran.

Yang tadinya bertatap muka langsung namun kini sudah digantikan dengan menggunakan aplikasi untuk rapat dan webinar misalnya. Bahkan, melakukan persidangan sekalipun sudah menggunakan aplikasi ini atau disebut dengan pengadilan virtual.

Jadi, yang namanya penggunaan teknologi sudah pasti tidak bisa dielakkan lagi dan sangat berkaitan dengan masalah yang dihadapi kedepannya. Sebut saja untuk mengurus visa kerja atau visa lainnya sudah tidak perlu mengunjungi kantor kedutaan.

Namun semua sudah diwakili dengan menggunakan teknologi bernma email. Sederhana namun sangat efektif. Jadi, pengacara cyber merupakan tantangan tersendiri bagi mereka yang bergelut di bidang ini.

Jika tidak, bukan tidak mungkin Anda hanya menjadi seorang penulis atau menganalisa hukum saja karena tidak bisa menyikapinya dengan bijak. Satu hal yang perlu Anda ketahui bahwa satu saat nanti akan muncul profesi baru seperti legal teknologi, knowledge engineer dan legal practice engineer.

Dan profesi ini sangat berkaitan dengan kemajuan teknologi sehingga mau tidak mau pengacara muda harus siap menyikapi peluang di masa depan yaitu menjadi cyber lawyer.

Read:  Bocoran Review Mobil Terbaru 2023

Pernah dengar peradilan digital? Yup, kondisi ini bisa juga terjadi mengingat perubahan hukum yang sangat cepat terjadi terlebih di era pandemi yang mengharuskan segalanya berkaitan dengan teknologi.

Dulu, peradilan masih dalam naungan e-court namun kini hanya dalam hitungan 1 tahun saja sudah ada perubahan menjadi e-litigasi dan sidang online. Masih menunggu juga?

Itu sebabnya, jangan abaikan peluang menjadi pengacara cyber yang pastinya sangat dibutuhkan kedepannya. Ingat, perubahan ini begitu cepat terjadi dan sebagai profesi yang tiada habisnya sebaiknya disikapi dengan bijak.

Ada banyak literatur yang bisa dijadikan sebagai sumber referensi mengingat era digital sudah memberikan kebebasan dalam mencarinya.

Scroll to Top